EdukasiLifestyle

Mitos Tsunami Aceh Lengkap dengan Faktanya, No.3 Bikin Merinding

Mitos Tsunami Aceh

Selain ular raksasa, terdapat kisah menarik dari warga Aceh lainnya. Saat gelombang tsunami menerjang rumah warga, terdapat sebuah kubah yang terdampar ke Desa Gurah. Dari tempat asalnya, kubah ini berpindah tempat dengan jarak 2,5 KM. Kubah tersebut terbawa air tsunami.

Kubah ini berada di tengah-tengah sawah dan sekitar gunung. Oleh karena itu, pemindahan kubah menyisakan banyak misteri. Bahkan, banyak warga yang mengaitkan kejadian ini dengan mistis. Terlebih, seorang warga yakni Sriana pernah bertemu dengan tamu yang aneh.

Menurut pengakuannya, tamu tersebut merupakan pria berjubah putih. Kala itu, pria tersebut melihat kubah dengan takjub sembari mengucapkan lafal Allah SWT. Dengan demikian, banyak yang mengkaitkan keberadaan pria terbang dengan pindahnya kubah ke desa lainnya.

3. Masjid Rahmatullah Tetap Berdiri Kokoh

Mitos tsunami Aceh memang meninggalkan banyak pertanyaan di benak masyarakat. Terlebih dalam kejadian ini terdapat sebuah masjid yang berdiri kokoh yakni Masjid Rahmatullah. Padahal, masjid ini lokasinya sekitar 500 m dari bibir pantai sehingga sangat dekat.

Baca Juga :  Arti Mimpi Hamil Menurut Sudut Pandang Islam dan Primbon Jawa, Pembawa Keberuntungan?

Masjid ini sudah berdiri sejak 12 September 1997 oleh Gubernur Aceh saat itu Syamsudin Mahmud. Sebelum tsunami, masjid ini mampu menampung lebih dari 6.000 jamaah. Oleh karena itu, tidak heran jika keberadaan masjid ini populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Ingin Sukses di Dunia Online? Kuasai 5 Skill Digital Marketing Ini

4. Penemuan ABG Korban Tsunami di Aceh

Selain mitos tsunami Aceh yang populer, peristiwa ini menjadi momen menyediakan bagi beberapa orang. Bahkan, seorang ABG (15) yak i Fanisa Rizki harus ke Malaysia untuk bekerja. Beruntung, pemerintah sigap dalam menjemput Fanisa Rizkia dari Malaysia.

Baca Juga :  Mitos Bulan Ramadhan yang Populer, No 5 Sering Terjadi
Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tampilkan lebih banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berkaitan

Back to top button